Imas menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh dibebankan harga mahal di saat pemerintah sudah membuka keran impor secara luas. Kehadiran negara sangat dinanti untuk memastikan pasokan melimpah dan harga kembali terjangkau bagi konsumen rumah tangga.
Selain stok, tantangan utama terletak pada jalur distribusi. Legislator dari fraksi PKB ini mengingatkan bahwa jaminan ketersediaan barang tidak akan efektif tanpa pengawasan ketat.
Ia khawatir jika distribusi tidak dipantau, manfaat impor hanya akan berhenti di tingkat perantara dan tidak sampai ke rakyat kecil.
Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan didorong untuk segera melakukan operasi pasar secara masif. Langkah preventif ini krusial untuk meredam gejolak harga sebelum permintaan masyarakat memuncak pada periode Ramadan dan Idulfitri.[dit]
