Sebelum ibadah dimulai, tim telah melakukan sterilisasi lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Selain fokus pada area dalam Vihara dan Kelenteng, petugas juga disiagakan di jalur akses utama guna mencegah kemacetan parah.
Masyarakat yang hendak beribadah diimbau untuk datang lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Koordinasi intensif antara polisi, pengurus tempat ibadah, dan instansi terkait terus dilakukan demi kelancaran arus lalu lintas.
Dengan pengamanan berlapis ini, diharapkan momentum pergantian tahun Shio ini dapat membawa kedamaian bagi seluruh warga Jakarta.[dit]
