“Siswa madrasah hari ini tidak hanya smart dalam bidang agama, tetapi juga memiliki kapasitas kuat dalam bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM),” imbuhnya.
Program Madrasah Goes Abroad dirancang untuk menghubungkan ekosistem pendidikan madrasah dengan dunia luar.
Dengan kolaborasi antara Kementerian Agama, KJRI, dan lembaga pendanaan pendidikan, program ini diharapkan menjadi pintu gerbang bagi lahirnya pemimpin masa depan yang berkarakter kuat.
Langkah konkret ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu siswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi posisi tawar pendidikan Indonesia di mata internasional, khususnya di wilayah kerja KJRI Melbourne.
Baca Juga: BSI Maslahat dan Nurul Fikri Berikan Beasiswa Bimbel bagi Pelajar Dhuafa
(Jes)
