Pemain PSM Ricky Pratama Dilaporkan Atas Dugaan Penganiayaan, Manajemen Juku Eja Buka Suara dan Hormati Proses Hukum
FAKTANASIONAL.NET – Manajemen PSM Makassar akhirnya buka suara terkait kabar miring yang menerpa salah satu pemain mudanya, Ricky Pratama. Pemain berjuluk Juku Eja tersebut dituding melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya yang berinisial AD (25).…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Manajemen PSM Makassar akhirnya buka suara terkait kabar miring yang menerpa salah satu pemain mudanya, Ricky Pratama.
Pemain berjuluk Juku Eja tersebut dituding melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya yang berinisial AD (25).
Menanggapi laporan tersebut, pihak klub menegaskan bahwa mereka akan tetap berpegang pada asas kepastian hukum dan menghormati proses yang sedang berjalan di kepolisian.
Baca Juga: Talenta Sepak Bola Papua Tengah Terbengkalai, Kinerja dan Rangkap Jabatan PSSI Dipertanyakan
Manajemen Telah Panggil Pemain
Pihak PSM Makassar bergerak cepat dengan memanggil Ricky Pratama untuk dimintai klarifikasi secara langsung.
Dalam pernyataan resminya, klub menyatakan telah mendengarkan penjelasan dari sisi pemain mengenai peristiwa yang diduga terjadi di sebuah kos di Jalan Anuang, Makassar, pada Jumat (6/2/2026) lalu.
“Merespon informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh sdr. Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain untuk memberikan penjelasan terkait permasalahan yang terjadi,” bunyi pernyataan resmi manajemen PSM.Berpegang pada Asas Kepastian Hukum
Manajemen PSM menekankan bahwa meskipun masalah ini masuk ke dalam ranah pribadi sang pemain, klub akan terus memantau perkembangan status hukum Ricky. Hal ini dilakukan untuk menghindari spekulasi dan isu liar yang berkembang di tengah masyarakat.
“Klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan status hukum dari pemain yang bersangkutan,” tambah pihak manajemen.Sosok Ricky Pratama di Lapangan Hijau
Ricky Pratama sendiri merupakan talenta muda berbakat jebolan akademi PSM Makassar.
Namanya mencuat setelah menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 tahun 2021 dengan koleksi 27 gol.
Kariernya juga sempat bersinar di level nasional sebagai bagian dari lini depan Timnas Indonesia U-20 di bawah asuhan beberapa pelatih ternama, mulai dari Shin Tae-yong hingga Gerald Vanenburg.
Namun, prestasi tersebut kini terbayangi oleh kasus hukum yang sedang ditangani oleh pihak kepolisian setempat.
Hingga saat ini, pihak klub belum mengambil tindakan administratif lebih jauh dan memberikan waktu kepada Ricky untuk mengikuti seluruh rangkaian proses hukum yang ada.
Baca Juga: Persib Hadapi Krisis Pemain Jelang Leg Kedua
(*Drw)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.