Sindikat Penipuan Daring Asal China Sampaikan Permintaan Maaf Sebelum Eksekusi Mati

"Tangkap layar saat cucu dari pemimpin kelompok Ming, Ming Zhenzhen."
Tangkap layar saat cucu dari pemimpin kelompok Ming, Ming Zhenzhen. (Dok. faktakalsel.id)

FAKTANASIONAL.NET, INTERNASIONAL – Anggota sindikat penipuan daring lintas negara, yang dikenal sebagai kelompok Ming dan Bai, menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik sebelum menjalani eksekusi mati.

Kelompok yang sebelumnya beroperasi di wilayah Myanmar ini terlibat dalam berbagai tindak kriminal berat, termasuk penipuan daring, pembunuhan, dan perdagangan narkoba.

Media pemerintah China merilis video pernyataan dari para terpidana sebelum eksekusi dilaksanakan pada akhir Januari 2026. Salah satu pernyataan datang dari Ming Zhenzhen, cucu pemimpin kelompok Ming, yang mengakui penyesalannya di hadapan Pengadilan Rakyat Menengah Wenzhou.

Baca Juga: Bareskrim Tahan Dua Petinggi PT Dana Syariah Indonesia Terkait Penipuan Rp2,4 Triliun

“Sekarang saya sangat sadar akan kesalahan saya dan menyesal atas kebodohan dan ketidaktahuan saya di masa lalu. Saya meminta maaf dan saya siap bertanggung jawab atas apa yang seharusnya saya tanggung,” kata Ming Zhenzhen dalam video yang dirilis oleh CCTV.

Kerugian Besar Akibat Kejahatan Sindikat

Selain kelompok Ming, anggota sindikat keluarga Bai juga mengungkapkan penyesalan serupa. Bai Yincang, yang diekstradisi dari Myanmar, menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat dan pemerintah China atas dampak besar dari tindakan kriminal keluarganya.

Exit mobile version