JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pasar energi global kembali bergejolak seiring meningkatnya tensi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.
Pada perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, harga minyak mentah jenis Brent naik menjadi 71,87 Dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat ke level 66,66 Dolar AS. Pemicu utamanya adalah peringatan keras Presiden Donald Trump terkait batas waktu kesepakatan nuklir Teheran.
Dunia kini mengalihkan pandangan ke Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui 20 persen pasokan minyak dunia. Rencana latihan militer bersama antara Iran dan Rusia menambah kekhawatiran akan gangguan distribusi energi.
Jika konflik terbuka pecah, para analis memprediksi harga minyak akan melonjak lebih tinggi, mengingat stok minyak mentah AS juga dilaporkan menyusut hingga 9 juta barel akibat peningkatan ekspor.
