Divisi Hubinter Polri melalui Sekretariat NCB Interpol Indonesia sebelumnya menerima informasi krusial dari NCB Manila.
Rifaldo terdeteksi melakukan perjalanan dari Kamboja menuju Filipina, sebelum akhirnya terbang menuju Bali. Informasi real-time ini memungkinkan Polri melakukan penyergapan tepat waktu saat subjek menginjakkan kaki di tanah air.
Tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Bandara Ngurah Rai bergerak cepat melakukan pengamanan pada Sabtu (21/2/2026). Mengenakan sweater cokelat, Rifaldo tak berkutik saat dikawal ketat oleh petugas.
Saat ini, tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi tengah mendalami sejauh mana peran Rifaldo dalam sindikat perdagangan orang yang telah memakan banyak korban melalui modus penipuan kerja di luar negeri.[dit]
