Wamenhan: ASN Adalah Salah Satu Kunci Pertahanan Non-Fisik Indonesia di Era Digital

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto memberikan paparan mengenai pertahanan negara dan wawasan kebangsaan di podium saat acara Ramadan Leadership Camp di Makassar."
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dalam acara Ramadan Leadership Camp di Makassar. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

FAKTANASIONAL.NET – Pertahanan negara di era modern tidak lagi hanya berbicara tentang kecanggihan mesin perang. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memegang peranan vital sebagai elemen kunci dalam menjaga kedaulatan bangsa dari ancaman nirmiliter yang kian kompleks.

Hal tersebut disampaikan Donny saat mewakili Menteri Pertahanan dalam acara Ramadan Leadership Camp di Makassar, Minggu (22/2/2026). Di hadapan para ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, ia memaparkan materi strategis bertajuk “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”.

Baca Juga: THR ASN, TNI, dan Polri 2026 Cair Pekan Depan: Anggaran Naik Menjadi Rp55 Triliun

Meski pemerintah terus melakukan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui program Perisai Trisula Nusantara, Donny mengingatkan bahwa kekuatan sejati Indonesia terletak pada aspek kemanusiaan dan persatuan.

Menurutnya, fondasi utama pertahanan Indonesia tetap berakar pada konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Hal ini menjadi krusial mengingat dinamika global yang terus berubah dan memunculkan berbagai jenis ancaman baru.

Dalam konteks ancaman non-fisik di era digital dan globalisasi, peran ASN bertransformasi menjadi garda terdepan. Donny menilai ASN bukan sekadar pelaksana administrasi, melainkan motor penggerak stabilitas nasional.

Exit mobile version