Maksimalkan Ekspor Produk Unggas Rp18,2 Miliar, Kementan Sasar Pasar Singapura hingga Jepang

/Dok. Kementan

Standarisasi dan Diplomasi Veteriner

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menambahkan bahwa keberhasilan menembus pasar ketat seperti Jepang dan Singapura didorong oleh penguatan aspek traceability dan biosekuriti yang sesuai dengan standar dunia.

“Setiap produk yang diekspor telah melalui proses sertifikasi veteriner dan pengawasan ketat sesuai persyaratan negara tujuan. Kami memastikan aspek traceability, biosekuriti, dan keamanan pangan terpenuhi agar ekspor berkelanjutan,” jelas Agung.

Pemerintah berkomitmen terus melakukan diplomasi veteriner dengan otoritas negara mitra untuk memperluas cakupan ekspor, sekaligus memastikan industri unggas nasional tetap mandiri di tengah tantangan fluktuasi harga pakan dan dinamika pasar global.

Exit mobile version