FAKTANASIONAL.NET – Ketegangan di Timur Tengah memasuki babak baru setelah Amerika Serikat mengumumkan peningkatan intensitas serangan udara terhadap posisi-posisi di Iran.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan bahwa operasi kali ini melibatkan armada tempur terbesar, menandakan puncak dari konfrontasi militer yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
Warga di kota-kota besar Iran mulai merasakan dampak ngeri dari serangan ini, dengan laporan mengenai “bayangan kematian” yang menghantui pemukiman warga.
Di sisi lain, wilayah Israel utara juga terus dihujani peringatan rudal dan drone, memaksa jutaan orang mencari perlindungan. Serangan ini tidak hanya melibatkan dua negara tersebut, tetapi juga mulai merembet ke wilayah Qatar dan Uni Emirat Arab.
