Dua Warga Pemalang Tewas Akibat Cuaca Ekstrem, Karhutla dan Banjir Landa Wilayah Lain

/Dok. BNPB

“Rencananya hari ini akan dilakukan pembersihan material yang terbawa banjir,” tambah Abdul Muhari.

Karhutla di Labuhanbatu Utara

Sementara itu, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan muncul dari Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kuala Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara.

Lahan sawit dan karet seluas lima hektare hangus terbakar sejak Jumat (13/3) sore.

Setelah dilakukan upaya pemadaman intensif oleh BPBD setempat bersama aparat terkait, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Sabtu (14/3).

Imbauan Keselamatan

Merespons situasi ini, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperketat patroli serta sosialisasi terkait pencegahan dini karhutla.

Terkait ancaman banjir dan angin kencang, masyarakat diminta rutin memantau prakiraan cuaca.

“Jika hujan deras terjadi dalam waktu yang lama agar warga bersiap melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan warga untuk tidak berlindung di bawah pohon atau papan reklame saat terjadi angin kencang karena berisiko tinggi roboh dan menelan korban jiwa.

Exit mobile version