FAKTANASIONAL.NET – Praktik kotor mafia energi di Indonesia akhirnya mencapai titik nadir. Bareskrim Polri bersama jajaran Polda di seluruh Indonesia mencatat sejarah kelam sepanjang tahun 2025-2026 dengan membongkar penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi.
Tidak tanggung-tanggung, aksi kriminal ini memicu kebocoran anggaran negara hingga Rp1.266.160.963.200.
Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifuddin, dalam konferensi pers pada Selasa, 7 April 2026, menegaskan bahwa kerugian tersebut terbagi menjadi dua sektor besar: Rp516 miliar pada BBM subsidi dan Rp749 miliar pada sektor LPG.
