“Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, termasuk melalui penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah (RISPS) yang terarah dan terintegrasi,” tegas Muhammadin.
Optimalisasi Infrastruktur dan Edukasi Masyarakat
Kunjungan tim Kementerian LH ini merupakan bagian dari agenda supervisi untuk memastikan keselarasan program nasional dengan kondisi di lapangan.
Selain memberikan pendampingan teknis, kolaborasi ini bertujuan merancang skema edukasi komprehensif agar masyarakat mulai mempraktikkan pemilahan sampah organik dan anorganik dari sumbernya.
Dengan dukungan infrastruktur senilai Rp17 miliar yang saat ini tengah dikebut pembangunannya, sinergi dengan pemerintah pusat diharapkan mampu mengoptimalkan operasional sistem pengelolaan sampah di Singkawang.
Keberhasilan program ini diproyeksikan tidak hanya berdampak pada kelestarian alam, tetapi juga meningkatkan kualitas tata ruang dan kesejahteraan warga di masa depan.
