Krisis Bahan Baku Plastik Global Mengancam, Pemerintah Putar Otak Cari Pengganti Nafta!

/(ilustrasi/pixabay)

Namun, perburuan bahan baku lintas benua ini bukanlah tanpa tantangan. Para pelaku industri manufaktur kini tengah disibukkan dengan kalkulasi ulang terkait membengkaknya ongkos logistik pengiriman internasional yang pastinya akan menekan margin keuntungan.

Sadar bahwa bergantung pada impor bukanlah solusi jangka panjang yang ideal, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi lain yang lebih berkelanjutan. Faisol Riza menegaskan pentingnya program diversifikasi bahan baku secara masif.

Pemerintah kini secara aktif mendorong pemanfaatan sumber daya alam domestik sebagai material pengganti nafta yang semakin langka.

Beberapa alternatif potensial yang sedang dikaji secara mendalam meliputi pemanfaatan energi gas alam serta minyak nabati, khususnya Crude Palm Oil (CPO) yang persediaannya sangat melimpah di Indonesia.

Guna memuluskan transisi ini, koordinasi intensif terus dijalin antara pemerintah, asosiasi pelaku industri, dan kementerian terkait agar stabilitas pasokan bahan baku plastik nasional dapat terus terjaga dengan aman.[dit]

Exit mobile version