Rating Game Online Kacau Balau, Anggota DPR Sentil Keras Penerapan Kebijakan IGRS!

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi/(eMedia DPR RI)

FAKTANASIONAL.NET – Penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) belakangan ini tengah menjadi sorotan tajam.

Pasalnya, klasifikasi usia pada sejumlah video game online di berbagai platform digital dinilai banyak yang tidak sesuai dan melenceng dari standar.

Dilansir dari RMOL, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi, pada Rabu, 8 April 2026, angkat bicara merespons polemik yang tengah meresahkan masyarakat, khususnya para orang tua.

Secara prinsip, Okta mengakui bahwa kehadiran IGRS adalah sebuah terobosan kebijakan yang sangat positif. Sistem ini dirancang untuk menjadi panduan utama bagi keluarga dalam menyaring konten digital agar anak-anak terhindar dari game yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan psikologis mereka.

Sayangnya, realitas di lapangan menunjukkan hal berbeda. Okta menemukan banyak ketidaktepatan dalam pemberian rating usia, terutama pada platform distribusi raksasa seperti Steam.

Kesalahan klasifikasi ini bukan sekadar masalah teknis biasa, melainkan berpotensi besar menyesatkan para pengguna.

Exit mobile version