Sebagai pusat ekonomi masyarakat, pasar grosir ini masih dipadati pedagang dan pembeli setiap harinya. Pemkot Banjarmasin merasa wajib hadir memberikan solusi konkret untuk memastikan roda ekonomi kota dagang ini tetap berjalan aman.
Pemerintah daerah pun segera mengundang warga pasar untuk berdiskusi mencari kata mufakat.
Besarnya biaya perbaikan menjadi alasan utama mengapa revitalisasi ini butuh campur tangan pihak ketiga.
Yamin menegaskan bahwa mengandalkan anggaran daerah secara penuh untuk perombakan total ini bukanlah opsi ideal. Solusi paling logis, tepat, dan cepat saat ini adalah menjalin kerja sama strategis dengan investor.
Pemerintah kota berharap besar bisa secepatnya mencapai kesepakatan pengelolaan yang saling menguntungkan.
Skema kolaborasi ini dirancang agar tidak sekadar memberi profit bagi pengembang dan pemerintah, namun yang terpenting wajib menjamin keamanan serta kelancaran usaha para pedagang setempat. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan pusat tekstil kebanggaan kota.[dit]
