FAKTANASIONAL.NET – Dunia internasional kini menyoroti titik didih baru di kawasan Asia Tenggara. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu blokade di Selat Hormuz mulai memberikan efek domino ke Selat Malaka.
Sebagai urat nadi distribusi energi global, posisi Indonesia kini berada di tengah pusaran kepentingan negara-negara besar yang saling berbenturan dalam mengamankan jalur logistik mereka.
Pengamat geopolitik Amir Hamzah, dilansir pada Senin, 20 April 2026, memperingatkan bahwa tekanan di Hormuz secara otomatis menggeser pusat perhatian dunia ke Selat Malaka.
