Gawat! KPK Endus Aroma Suap di Pemilu, Celah Rekrutmen Penyelenggara Jadi Sorotan Utama

Budi Prasetyo Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/(instagram)

FAKTANASIONAL.NET – Integritas demokrasi Indonesia kini tengah diuji menyusul temuan terbaru dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Melalui Direktorat Monitoring, lembaga antirasuah ini menemukan indikasi kuat adanya praktik suap yang menyasar penyelenggara pemilihan umum (pemilu) dengan tujuan memanipulasi hasil suara di tingkat elektoral.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan pada Sabtu (25/4/2026) bahwa indikasi penyuapan ini berakar dari proses rekrutmen yang cacat.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari ANTARA pada 27 April 2026, terdapat celah krusial dalam seleksi penyelenggara pemilu, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Exit mobile version