Dony Oskaria: Pemerintah Prabowo Geser Paradigma ke “Fundamental Economic Growth”, Bukan Sekadar Pertumbuhan Permukaan

/dok. Ist

“Inilah yang kemudian ingin diubah menjadi pertumbuhan ekonomi yang berbasis fundamental. Ekonomi yang tumbuh dari bawah, ekonomi yang kuat, yang dinikmati oleh semua orang,” ujar Dony menekankan pentingnya inklusivitas.

Restorasi Ekonomi Melalui Program Strategis

Dony mengakui bahwa pertumbuhan artifisial di masa lalu memang tampak kuat di permukaan, namun gagal menciptakan pemerataan yang sejati.

Oleh karena itu, pemerintah saat ini berfokus pada basis produksi nasional, kemandirian energi, serta optimalisasi investasi dalam negeri.

Ia menyadari bahwa perubahan struktural ini mungkin terasa berat dan sulit diterima oleh sebagian pihak dalam jangka pendek.

Namun, restorasi ini adalah harga mati untuk memperkokoh fondasi ekonomi jangka panjang.

Dony juga membedah alasan di balik berbagai program unggulan pemerintah saat ini—seperti pencetakan sawah, penguatan peran Bulog, penurunan harga pupuk, hilirisasi energi, program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, hingga pembentukan Danantara.

Menurutnya, seluruh kebijakan tersebut saling berkelindan untuk satu tujuan besar.

“Semua itu diarahkan untuk memperkuat ketahanan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat,” jelasnya.

Melalui forum tersebut, Dony berharap para pemangku kepentingan memiliki kesamaan persepsi mengenai agenda besar pemerintah.

Dengan perubahan paradigma ini, struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia diharapkan tidak lagi rapuh, melainkan berakar kuat pada kapasitas nasional dan memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Exit mobile version