Ancaman Tegas BGN: SPPG Bakal Dibekukan Jika Gagal Penuhi Kuota Gizi Ibu dan Anak!

/Dok. BGN

Ketimpangan ini memicu BGN merombak strategi melalui re-focusing program agar distribusi pemenuhan gizi berjalan terarah dan langsung menyentuh kelompok prioritas yang membutuhkan intervensi secepat mungkin.

Instruksi dari pusat sangat terang benderang. Setiap unit SPPG diwajibkan turun tangan secara proaktif, merapikan sistem pendataan, dan mengoptimalkan layanan operasional mereka.

Manuver ini dinilai krusial guna mempercepat keadilan pemerataan asupan gizi yang layak bagi masyarakat akar rumput.

Lebih jauh, BGN sama sekali tidak berkompromi. Nanik melontarkan peringatan keras tanpa basa-basi. Bagi unit SPPG yang terbukti lamban dan gagal mengejar target penerima manfaat 3B di wilayah kerjanya, sanksi penghentian operasional sementara akan langsung dijatuhkan.

“Kalau penerima manfaat 3B di SPPG masih sedikit, maka SPPG akan di-suspend,” tegasnya mengakhiri pernyataan. Ketegasan mutlak diperlukan guna memastikan pelaksana lapangan fokus menyelamatkan generasi masa depan dari jerat kurang gizi.[dit]

Exit mobile version