Tragedi Maut di Balik Makan Bergizi Gratis: Nyawa Melayang, Audit Keselamatan Mendesak!

Omprengan sebagai wadah untuk MBG diduga mengandung Babi/net.

Bahkan, publik sempat dikejutkan oleh kejadian serupa ketika armada operasional MBG menabrak sejumlah siswa di Jakarta Utara. Kala itu, rentetan insiden masih sekadar dianggap sebagai kelalaian individu dan masalah teknis.

Namun, dengan jatuhnya korban jiwa di Bekasi, narasi keberhasilan MBG mulai terkikis oleh ancaman nyata terhadap keamanan warga sekitar.

Hamdi Putra menegaskan pentingnya menyoroti potensi biaya sosial tersembunyi dari masifnya pergerakan ribuan armada distribusi di permukiman padat serta area sekolah.

FORSIBER mendesak pemerintah agar tidak hanya bersikap reaktif dengan memberikan santunan semata. Diperlukan tindakan preventif yang nyata melalui audit komprehensif terhadap seluruh elemen operasional.

Pemerintah dituntut segera mengevaluasi standar kualifikasi sopir, termasuk memberlakukan tes psikologis, pelatihan keselamatan berkendara, hingga pemeriksaan kesehatan rutin.

Jika sistem mitigasi bahaya ini tidak segera dibenahi secara struktural, ironi menyedihkan akan terus berulang. Program yang sejatinya bertujuan memberi makan rakyat justru berbalik menjadi ancaman mematikan di jalanan.[dit]

Exit mobile version