“Tahun depan ada, tahun depannya lagi ada. Tahun depan udah dianggarkan juga. Cukup besar. Jadi kan di tengah uncertainty seperti sekarang, memang apa yang betul kita harus jaga kemampuan pertahanan kita,” tegasnya.
Menkeu Jamin Program Prioritas Lain dan MBG Tetap Aman
Di sisi lain, kebijakan ini memicu pertanyaan terkait ketahanan kas negara.
Namun, Purbaya menepis kekhawatiran bahwa pembengkakan anggaran militer akan mengorbankan program kesejahteraan rakyat atau mempersempit ruang fiskal nasional.
Ia memberikan garansi bahwa seluruh pos pengeluaran krusial—mulai dari sektor pertahanan, program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), subsidi energi, hingga proyek pembangunan infrastruktur—telah dihitung secara presisi agar defisit anggaran tetap berada di batas aman dan terkendali.
“Jadi nggak usah khawatir. Jadi semuanya udah kita hitung dengan baik, termasuk untuk MBG, untuk program-program yang lain, tanpa mengganggu program pembangunan yang lain. Jadi kita atur dengan baik, termasuk subsidi segala macam, BBM. Jadi kita udah hitung dengan hal itu, jadi Anda nggak usah khawatir,” pungkas Purbaya.
Baca Juga: Badai PHK Mengancam? Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Justru Tumbuh Pesat
