Prabowo Rancang APBN 2027: Defisit Rendah dan Rupiah Dipatok Stabil

Prabowo Rancang APBN 2027: Defisit Rendah dan Rupiah Dipatok Stabil/(Youtube)

Selain postur anggaran, stabilitas mata uang menjadi sorotan utama dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF). Nilai tukar rupiah dipatok agar bertahan di level Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.

Prabowo menekankan bahwa sinergi strategi fiskal dan moneter adalah kunci krusial untuk menghadapi fluktuasi ekonomi global.

Dalam cetak biru RAPBN 2027 tersebut, sejumlah asumsi makro lainnya juga ditetapkan secara optimis. Tingkat inflasi dijaga pada rentang 1,5% hingga 3,5%, sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional didorong untuk mencapai 5,8% sampai 6,5%.

Indikator krusial lainnya mencakup suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun di angka 6,5%-7,3%, rasio gini 0,362-0,367, hingga Indeks Modal Manusia di level 0,575. Dengan perencanaan ini, pemerintah optimis mampu menciptakan landasan ekonomi yang solid untuk masa depan Indonesia.[dit]

Exit mobile version