Negara merampas paksa dua mesin cetak presisi (model OLIVER 66 EZ dan OLIVER 258 E2Z), plat matriks, instrumen pemotong kertas, 22 rol bahan baku stiker hologram, hingga bundel dokumen transaksi pesanan gelap.
Aksi sapu bersih ini tak berhenti pada penyitaan fisik aset. Di area Jepara, petugas meringkus 15 aktor lapangan yang kepergok sedang merekatkan hologram.
Sementara di Semarang, aparat menciduk empat tersangka—satu otak perencana percetakan, dua operator teknis, serta satu orang sopir pembawa logistik—lengkap dengan satu unit kendaraan operasional Toyota Innova Zenix K1704Q.
Total sebanyak 19 subjek interogasi kini telah digiring menuju markas Kanwil Bea Cukai Jateng DIY guna pembongkaran fakta yang lebih struktural.
Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budhi Utama, menegaskan bahwa penindakan agresif senilai ratusan miliar ini merepresentasikan ketegasan pemerintah dalam memproteksi iklim dunia usaha dan memblokir penetrasi barang haram ke tengah masyarakat.
Ia meminta warga terus mengaktifkan radar kepedulian dengan segera melaporkan indikasi janggal peredaran barang ilegal ke saluran siaga Bea Cukai resmi di lingkungan masing-masing.[dit]
L
