Wabah Ebola di Kongo dan Uganda Memanas, CDC Pastikan Risiko di Amerika Masih Rendah

Wabah Ebola di Kongo dan Uganda Memanas, CDC Pastikan Risiko di Amerika Masih Rendah/(pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Situasi krisis kesehatan global kembali menyita perhatian menyusul peringatan terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Institusi kesehatan asal Amerika Serikat tersebut secara resmi mengumumkan bahwa penyebaran wabah mematikan Ebola di wilayah Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda tengah mengalami perkembangan yang sangat cepat dan mengkhawatirkan. Pemerintah AS pun kini bersiaga penuh untuk memitigasi risiko perluasan wabah.

Dalam gelaran konferensi pers pada Rabu (20/05/2026), perwakilan pejabat CDC, Dr. Satish Pillai, memaparkan langkah-langkah darurat yang telah diambil pemerintah.

Seorang warga negara Amerika Serikat yang terkonfirmasi positif terjangkit Ebola telah dievakuasi dengan pengawalan medis tingkat tinggi menuju Jerman, dan saat ini dilaporkan dalam kondisi stabil. Beberapa warga AS lainnya yang berstatus risiko tinggi juga telah diterbangkan dari DRC menuju fasilitas khusus di Jerman dan Republik Ceko sebagai langkah antisipatif.

Mengutip situs resmi CDC yang dirilis Kamis (21/05/2026), Dr. Pillai menegaskan kepada publik Amerika agar tidak panik. Ia menggarisbawahi bahwa risiko penyebaran Ebola di dalam negeri AS saat ini masih tergolong sangat rendah.

Exit mobile version