Apa hubungan Hercules dengan putri Bapak Ahmad Bahar, sehingga sibuk merayakan ulang tahun?
Apa urusannya, menjemput wanita putri Ahmad Bahar, jika urusannya hanya ulang tahun?
Lalu, kenapa peristiwa ini berubah dari kasus kejahatan hingga menjadi karangan kronologi perayaan ulang tahun, setelah kami membuat laporan ke polisi?
Jika dalih ‘perayaan ulang tahun’ diterima nalar publik, lalu akan berapa banyak lagi sosok wanita yang semestinya dimuliakan, dijemput paksa, diinterograsi hingga diintimidasi dengan tembakan senjata api?
Sudahlah. Saat ini kami berfokus pada upaya hukum. Melengkapi bukti dan saksi. Soal klaim pak RW serta sanggahan kubu Grib Jaya, biarlah nanti diuji di pengadilan.
Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh rakyat, untuk membersamai kasus ini. Kita semua, tak ingin Indonesia yang kita cintai ini, berubah konsepnya dari negara hukum menjadi negara preman.
