Bertemu Emmanuel Macron di Paris, Presiden Prabowo Sambut Baik Pembentukan Forum Bisnis Prancis-Indonesia

Pertemuan puncak bersama Presiden Emmanuel Macron kali ini berfokus pada akselerasi investasi energi bersih, penguatan riset pertahanan, serta percepatan implementasi perjanjian dagang IEU-CEPA./Dok. Setpres

“Ini saya kira sangat penting, dan kami menyambut gembira partisipasi serta kehadiran perusahaan-perusahaan Prancis yang terus berkontribusi dalam perekonomian Indonesia,” lanjutnya.

Naik Kelas Jadi ‘Comprehensive Strategic Partnership’

Selain membahas sektor ekonomi, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya mempererat kerja sama internasional guna menghadapi dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

Ia menekankan bahwa lompatan besar di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi telah membuat dunia semakin saling terhubung. Oleh sebab itu, rivalitas destruktif seperti konflik bersenjata dan peperangan dinilai sudah tidak lagi relevan maupun membawa manfaat bagi negara mana pun.

Atas dasar kesadaran tersebut, Indonesia dan Prancis sepakat untuk menaikkan status hubungan diplomatik mereka menjadi Comprehensive Strategic Partnership (Kemitraan Strategis Komprehensif). Prabowo berharap status baru ini tidak sekadar menjadi jargon di atas kertas, melainkan mampu membuahkan hasil yang nyata.

“Kami sangat gembira karena kini kita telah memiliki Comprehensive Strategic Partnership. Tentunya, ke depan kita ingin melihat kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” pungkas Prabowo.

Baca Juga: Malaysia Masters 2026: Moh Zaki Ubaidillah Hadapi Christo Popov, Misi Ubed Hancurkan ‘Mimpi Buruk’ Prancis

Exit mobile version