FAKTANASIONAL.NET – Momentum pergantian pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai menjadi waktu yang krusial untuk membenahi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah, menyatakan secara blak-blakan bahwa mekanisme pelaksanaan megaproyek yang sudah berjalan sejak tahun lalu ini menyisakan rapor merah di berbagai lini operasional, terutama pada aspek komunikasi dan tata kelola internal, 3/6.
Berdasarkan data yang dihimpun Trubus hingga awal tahun, tercatat ada 33.626 siswa di berbagai wilayah yang mengalami insiden keracunan pasca-mengonsumsi makanan dari program tersebut.
Angka fatalitas kesehatan ini menjadi bukti autentik lemahnya standarisasi pengawasan kualitas pangan di lapangan.
Tidak hanya diterpa isu higienitas, program andalan pemerintah ini juga menghadapi gelombang penolakan dari sebagian masyarakat di sejumlah daerah penerima manfaat.
