Fakta Nasional

Lengah di Awal Laga, Timnas Putri Indonesia Takluk 0-2 dari Singapura dalam FIFA Matchday

FAKTANASIONAL.NET – Tim Nasional Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Putri Singapura dalam laga uji coba internasional FIFA Women’s Matchday edisi Juni. Bertanding di Stadion Arcamanik, Bandung, pada Rabu (3/6/2026), skuad Garuda Pertiw…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 04 June 2026 📖 2 menit
Lengah di Awal Laga, Timnas Putri Indonesia Takluk 0-2 dari Singapura dalam FIFA Matchday
Timnas Putri Indonesia/Dok. PSSI

FAKTANASIONAL.NET – Tim Nasional Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Putri Singapura dalam laga uji coba internasional FIFA Women’s Matchday edisi Juni. Bertanding di Stadion Arcamanik, Bandung, pada Rabu (3/6/2026), skuad Garuda Pertiwi dipaksa menyerah dengan skor akhir 0-2.

Anak-anak asuh Satoru Mochizuki terpantau lengah pada menit-menit awal babak pertama. Singapura langsung memanfaatkan momentum tersebut untuk mencetak gol cepat pada menit ke-9 melalui aksi Danielle Tan.

Tidak butuh waktu lama bagi tim tamu untuk menggandakan keunggulan; pada menit ke-22, Nicolle Lim sukses membobol gawang Indonesia dan mengubah papan skor menjadi 0-2 yang bertahan hingga turun minum.

Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama penyebab kekalahan timnya adalah kegagalan para pemain dalam menemukan bentuk permainan terbaik sejak awal laga.

“Kalau kita mau bedah lebih jelas lagi, mungkin agak sulit dijelaskan. Kalau dilihat dari latihan terakhir, pemain sudah bisa bermain dan membawa bola dengan baik. Tapi mungkin hari ini pemain kesulitan dalam memulai pertandingan untuk mendapatkan ritme yang bagus,” tutur pelatih yang akrab disapa Coach Mochi tersebut usai pertandingan.

Baca Juga: Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Fokus Kesehatan dan Keluarga

Kuasai Babak Kedua, Garuda Pertiwi Minim Peluang Berbahaya

Memasuki babak kedua, Viny Silfianus dan kawan-kawan mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan serta mengambil alih kontrol permainan secara penuh.

Kendati mendominasi penguasaan bola, barisan depan Indonesia kesulitan menembus pertahanan rapat Singapura dan minim menciptakan peluang yang benar-benar mengancam gawang lawan.

Coach Mochi menyesali kegagalan anak asuhnya dalam menjaga ketenangan di atas lapangan hijau, yang membuat skema permainan tidak berjalan sesuai rencana.

“Memang dalam sepak bola, ketika kita sudah kehilangan ritme, sulit untuk bisa membangun ritme kembali. Saya cukup menyesalinya, pemain harus bisa lebih tenang. Mungkin baiknya saya bisa memberikan saran supaya pemain bisa lebih tenang lagi dalam bermain,” paparnya.

Alasan Coach Mochi Simpan Pemain Diaspora di Bangku Cadangan

Dalam pertandingan ini, sejumlah pemain diaspora seperti penjaga gawang Iris de Rouw, Isabell Kopp, Pauline van De Pol, Isa Warps, dan Isabelle Nottet tidak diturunkan sebagai starter dan baru masuk pada paruh kedua. Mochizuki menegaskan langkah ini diambil murni berdasarkan pertimbangan kondisi fisik dan keadilan bagi pemain yang telah lama mengikuti Pemusatan Latihan (TC).

“Kami banyak pemain yang sudah TC dari awal. Pemain lokal pun sudah TC lama, sebulan, dan kondisinya menaik dan sedang bagus. Kami mencoba memainkan pemain yang kondisinya sedang bagus,” tegas juru taktik asal Jepang tersebut.

Ia menambahkan bahwa para pemain diaspora baru bergabung dengan tim dua hari sebelum pertandingan digelar, sehingga mereka dinilai lebih siap untuk memberikan dampak dari bangku cadangan.

Di samping itu, Mochi sengaja memanfaatkan seluruh kuota pergantian pemain demi memberikan menit bermain internasional yang berharga bagi perkembangan tim.

“Kami hanya punya delapan slot pergantian pemain, kami ingin memberikan pengalaman bermain kepada mereka. Jadi pemain pasti bukan hanya uji coba dan latihan, dengan melalui pertandingan internasional seperti inilah mereka bisa berkembang,” pungkasnya.

Baca Juga: Sibuk Bukan Alasan! Begini Cara Cerdas Mengatur Jadwal Agar Rutin Berolahraga


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK