Warning Keras Prabowo soal Makan Bergizi: Haram Potong Ayam Keterlaluan dan Larangan Telur Dadar

Warning Keras Prabowo soal Makan Bergizi: Haram Potong Ayam Keterlaluan dan Larangan Telur Dadar/(Foto: Media Pres Presiden)

Untuk memastikan kedisiplinan ini, Presiden telah memerintahkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), para kepala sekolah, hingga guru-guru untuk aktif melaporkan kelayakan porsi ayam yang diterima para siswa setiap harinya.

Selain mempermasalahkan ukuran daging ayam, Kepala Negara juga menyoroti kelicikan pengolahan menu telur. Prabowo secara eksplisit melarang penyajian telur dalam bentuk dadar atau orak-arik.

Larangan ini bukan tanpa alasan, sebab ia menemukan modus kecurangan di mana telur dadar sering kali dicampur dengan tepung dalam jumlah yang lebih banyak ketimbang telurnya sendiri demi menekan biaya operasional.

Diiringi gelak tawa dan candaan ringan saat menyentil para emak-emak pengelola dapur, Prabowo mewajibkan agar telur disajikan secara utuh, baik direbus maupun diceplok.

Ia bahkan merinci bahwa telur rebus harus dikupas kulitnya sebelum disajikan. Ketegasan ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menutup segala celah manipulasi demi menjaga kualitas gizi anak bangsa.[dit]

Exit mobile version