Harga Telur Anjlok Akibat Oversupply, Kementan Siapkan Empat Langkah Perlindungan Peternak

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan intervensi pasar untuk mengatasi anjloknya harga telur nasional./Dok. Kementan

FAKTANASIONAL.NET – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk merespons penurunan harga telur ayam ras di tingkat peternak akibat kelebihan pasokan (oversupply).

Komitmen tersebut disampaikan usai audiensi bersama perwakilan peternak petelur rakyat dari seluruh Indonesia di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Mentan Amran mengapresiasi kemampuan peternak lokal dalam menjaga swasembada hingga mencatatkan surplus pasokan nasional.

Namun, ia menegaskan surplus ini harus dibarengi dengan perlindungan instrumen harga agar peternak mandiri tidak mengalami kerugian materi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita peternak petelur seluruh Indonesia yang hadir menemui kami meminta kebijakan-kebijakan yang bisa memperbaiki harga telur yang turun. Di sisi lain kami sudah mengambil beberapa kebijakan langkah-langkah agar kita bisa lindungi mereka, jangan sampai merugi,” kata Amran.

Baca Juga: Rampung Diverifikasi, Kementan Pastikan 39.861 Bibit Kelapa di Sulut Sehat dan Siap Salur ke Petani

Kawal Harga Acuan Rp26.500 dan Gandeng Satgas Pangan

Guna menstabilkan harga di pasar, Kementerian Pertanian menetapkan empat poin intervensi kebijakan utama:

Exit mobile version