Hukum  

Skandal Suap Muara Enim: KPK Bongkar Aliran Dana Ratusan Juta ke BPK

Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan pasca-OTT kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA dan gratifikasi tahun 2022-2026./zul-fkn.

Dana taktis tersebut tidak berhenti di situ. Abi kemudian menyalurkan sekitar Rp200 juta kepada perwakilan BPK, yakni seorang pihak swasta bernama Augusz Dewanggara dan individu berinisial MYN.

Tujuan utama dari transaksi haram ini sangat jelas: mengubah hasil audit BPK Perwakilan Sumatera Selatan terhadap laporan keuangan Pemkab Muara Enim untuk tahun anggaran 2025. Manipulasi ini diharapkan mampu menutupi borok keuangan daerah yang berpotensi merugikan negara.

Terbongkarnya mufakat jahat ini bermula dari rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 7 hingga 8 Juni 2026. Dalam operasi senyap ke-12 di tahun 2026 tersebut, lembaga antirasuah berhasil mengamankan 10 orang di Jakarta dan Sumatera Selatan, termasuk Bupati Muara Enim, Edison.

Tidak berhenti di situ, KPK kembali melakukan gebrakan pada 10 Juni 2026 dengan menangkap lima Aparatur Sipil Negara (ASN) BPK RI.

Puncaknya, pada 11 Juni 2026, lima orang resmi menyandang status tersangka baru, termasuk mantan Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari.

Rangkaian penindakan ini menegaskan komitmen tanpa pandang bulu dalam memberangus korupsi.[dit]

Exit mobile version