BENGKAYANG, FAKTANASIONAL.NET – Karantina Jagoi Babang turut menghadiri kegiatan peresmian Jembatan Perintis di Dusun Peleng, Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, pada Rabu (10/6/2026).
Kegiatan peresmian infrastruktur ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Batalyon Arhanud 1/PBC/1 Kostrad Andi Kamarudin.
Acara tersebut menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara personel TNI, Polri, pemerintah daerah, beserta jajaran instansi lintas sektor terkait.
Keberadaan Jembatan Perintis Jagoi Babang ini diharapkan mampu memangkas jarak tempuh dan memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat setempat.
Infrastruktur strategis ini juga dibangun secara khusus untuk mempermudah akses warga perbatasan menuju berbagai fasilitas kesehatan dan pendidikan.
Selain prosesi seremoni pemotongan pita, kegiatan di kawasan perbatasan ini turut diramaikan dengan agenda pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.
Para perwakilan instansi yang hadir juga melakukan aksi penanaman pohon sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan di wilayah beranda negara.
Kehadiran jajaran Karantina dalam acara tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap pembangunan inklusif bagi seluruh elemen masyarakat di garis batas negara.
Momentum peresmian ini juga dimanfaatkan secara maksimal oleh petugas untuk menyosialisasikan peran krusial institusi dalam menjaga wilayah keamanan hayati.
Petugas memberikan edukasi komprehensif terkait pencegahan masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan, ikan, serta organisme pengganggu tumbuhan karantina.
Upaya mitigasi tersebut sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Karantina Jagoi Babang Noval Isnaeni menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga kelancaran mobilitas komoditas warga agar terjamin mutunya.
“Peresmian jembatan ini adalah wujud nyata sinergi untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat perbatasan. Kami hadir untuk memastikan pembangunan ekonomi daerah berjalan beriringan dengan penguatan perlindungan keamanan hayati,” ungkap Noval Isnaeni.
Sinergi lintas sektor melalui pembangunan Jembatan Perintis Jagoi Babang ini diharapkan menjadi pemantik semangat para pemangku kepentingan untuk terus memajukan ekonomi masyarakat pedesaan.
Seluruh pihak diajak untuk terus bergerak secara berdampingan menjaga kedaulatan negara melalui penguatan pemerataan infrastruktur di wilayah pedalaman Indonesia.
(*Red)
