Tiga tersangka di antaranya teridentifikasi sebagai warga asli Kalimantan Selatan, sedangkan dua individu lainnya merupakan pelaku dari luar daerah yang diduga berperan sebagai kurir antar-wilayah.
Kapolda Kalimantan Selatan menegaskan bahwa komplotan ini bukan sekadar pengedar lokal biasa. Mereka terafiliasi dengan jaringan peredaran gelap narkotika lintas provinsi di Indonesia.
Lebih mengejutkannya lagi, hasil penyelidikan sementara menduga kuat adanya keterkaitan erat antara pergerakan para pelaku dengan sindikat internasional yang terorganisir.
Atas keberhasilan luar biasa ini, Pemerintah Provinsi Kalsel langsung menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Kalsel. Langkah tegas dari korps berbaju cokelat tersebut dinilai sangat krusial.
Selain berhasil memutus total jalur distribusi narkotika di wilayah hilir, operasi ini juga diklaim telah menyelamatkan ribuan nyawa masyarakat dari ancaman nyata penyalahgunaan narkoba.[dit]
