SGU dan Endress+Hauser Indonesia Berkolaborasi Siapkan Talenta Hadapi Transformasi Industri

Rektor Swiss German University (SGU) Samuel P. Kusumocahyo bersama jajaran manajemen Endress+Hauser Indonesia saat menyerahkan beasiswa magister (S2) dalam rangkaian acara Endress+Hauser Indonesia Education Forum 2026 di The Westin Jakarta./Dok. SGU

FAKTANASIONAL.NET — Swiss German University (SGU) dan Endress+Hauser Indonesia memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia guna menghadapi tantangan transformasi industri dan digitalisasi.

Kemitraan berkelanjutan ini diwujudkan melalui penyediaan program beasiswa, magang, hingga penerapan sistem pendidikan vokasi ganda (Dual Vocational System).

Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan Beasiswa Endress+Hauser kepada sejumlah mahasiswa yang akan menempuh pendidikan jenjang magister (S2) di SGU. Prosesi penyerahan berlangsung dalam rangkaian acara Endress+Hauser Indonesia Education Forum 2026 di Jakarta.

Baca Juga: Strategi Telkom Akselerasi Digitalisasi Perbankan Daerah

Forum yang mengusung tema From Potential to Impact: Co-creating Talent through Dual Vocational Partnerships tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan dari sektor pendidikan, industri, pemerintah, dan organisasi internasional.

Rektor SGU, Samuel P. Kusumocahyo, menyatakan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan langkah krusial untuk menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan nasional.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Endress+Hauser dalam mendukung pengembangan talenta melalui berbagai program kolaboratif yang telah berjalan bersama SGU. Penyerahan beasiswa pada forum ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan bagi para penerima, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia,” kata Samuel dalam keterangan resmi, Jumat (19/6).

Selain bantuan finansial pendidikan, kerja sama ini diimplementasikan melalui program magang terstruktur di lingkungan industri. Pada tahun 2026, program ini turut melibatkan mahasiswa pertukaran asing di SGU, salah satunya Christopher Balck yang berasal dari Ernst-Abbe-Hochschule Jena, Jerman.

Melalui perluasan integrasi kurikulum dan praktik lapangan, kemitraan ini ditargetkan mampu meningkatkan daya saing global generasi muda Indonesia di tengah akselerasi teknologi yang masif.

Exit mobile version