FAKTANASIONAL.ENT — Sektor pertanian Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional.
Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) secara resmi memberikan pengakuan kepada Indonesia sebagai negara produsen beras terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Bukan hanya merajai ASEAN, dalam laporan berkala terbaru yang dirilis oleh FAO, Indonesia juga berhasil mengamankan posisi keempat sebagai produsen beras terbesar di dunia untuk estimasi periode 2025. Posisi Indonesia berada tepat di bawah tiga negara padat penduduk, yakni India, China, dan Bangladesh.
Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyambut baik laporan tersebut.
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata dari kinerja positif serta ketangguhan sektor perberasan nasional di tengah hantaman ketidakpastian tantangan pangan global.
“FAO kembali menempatkan Indonesia sebagai negara produsen beras tertinggi di Asia Tenggara dan juga menjadi yang tertinggi keempat dunia setelah India, China, dan Bangladesh,” ujar Mentan Amran Sulaiman dalam keterangan resminya, dikutip Senin (22/6/2026).
Baca Juga: Capai 77 Persen Target Pengadaan Beras, Tata Kelola Keuangan Bulog Dapat Apresiasi Tinggi dari BPK
Cetak Rekor Lonjakan Produksi Terbesar di Dunia
Berdasarkan analisis mendalam dari FAO, Indonesia memiliki keunggulan strategis yang sangat impresif.
Indonesia tercatat sebagai salah satu dari hanya dua negara di kelompok empat produsen terbesar dunia yang laju produksinya diproyeksikan tetap mencetak pertumbuhan positif. Negara lain yang mencatatkan pertumbuhan serupa adalah China.
Bahkan, jika membandingkan antara performa produksi periode 2025/2026 dengan periode sebelumnya (2024/2025), Indonesia diperkirakan akan mencatat kenaikan volume produksi terbesar di antara seluruh negara produsen utama dunia. Lonjakan produksi beras Indonesia diproyeksikan mampu menembus angka lebih dari 4 juta ton.
Pertumbuhan masif yang dicatatkan oleh Indonesia ini jauh melampaui performa negara-negara agraris raksasa lainnya di dunia, seperti:
