3 Orang Tewas Saat Ikuti Latsarmil, Kemenhan: Evaluasi dan Penguatan Pengawasan Kesehatan

Pihaknya juga telah melakukan penanganan medis sesuai dengan standar yang berlaku kepada peserta yang mengalami sakit di tengah masa pendidikan.

“Saat ini Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan kesehatan peserta guna memastikan keselamatan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program,” jelas Rico.

Sebelumnya, dua peserta Program SPPI yang dipersiapkan menjadi pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti latsarmil.

Kedua peserta tersebut bernama Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh meninggal dunia akibat heat stroke saat mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan (Satdik) Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan.

Sementara itu, Yonanda Muhammad Taufiq meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satdik Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Baturaja.

Dia sempat mengalami penurunan kondisi fisik pada 17 Juni 2026 yang kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung,” tuturnya. (adm)

Exit mobile version