FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi menjalin kerja sama program beasiswa internasional di Kalbar dengan Yongzhou Polytechnic Institute Tiongkok pada agenda peluncuran Pendidikan Jarak Jauh jenjang SMA Tahun 2026 di SMAN 1 Pontianak.
Kerja sama strategis bidang pendidikan ini memberikan kesempatan berharga bagi 10 siswa berprestasi asal Kalimantan Barat untuk melanjutkan studi perguruan tinggi di Tiongkok secara gratis.
Program beasiswa penuh ini dirancang khusus untuk mencetak generasi muda daerah yang memiliki wawasan global serta kompetensi tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan dunia kerja masa depan.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyatakan bahwa pengadaan beasiswa internasional di Kalbar ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk terus memperluas akses pendidikan masyarakat.
“Agenda hari ini menandai dimulainya dua program strategis yang memiliki tujuan sama, yaitu memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan bagi generasi muda Kalbar,” ujar Norsan.
Norsan menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sangat dibutuhkan agar pemuda daerah mampu bersaing secara tangguh di kancah global.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh perwakilan siswa penerima beasiswa pendidikan agar dapat memanfaatkan peluang emas tersebut dengan komitmen dan tanggung jawab penuh.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik daerah dan bangsa, serta pulanglah membawa ilmu, pengalaman, dan semangat untuk membangun Kalimantan Barat,” pesannya.
Kesiapan para pelajar berprestasi dalam menempuh pendidikan di luar negeri ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi siswa lain untuk terus berprestasi secara maksimal di bidang akademik.
Pemerintah daerah berjanji akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai institusi pendidikan mancanegara demi membuka lebih banyak kuota beasiswa bagi putra-putri daerah pada tahun berikutnya.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda turut hadir dan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait proyeksi masa depan dari program beasiswa tersebut.
Rifqinizamy menjelaskan bahwa pengiriman pelajar ke luar negeri ini akan memperluas cara pandang serta pemikiran para generasi penerus bangsa yang berasal dari Kalimantan Barat.
Ia sangat berharap seluruh pelajar tersebut nantinya siap kembali ke tanah air untuk berkontribusi secara langsung bagi proses percepatan pembangunan di wilayah setempat.
Langkah inovatif pemerintah provinsi ini menjadi angin segar bagi upaya perwujudan sumber daya manusia daerah yang jauh lebih unggul dan sangat kompetitif.
(*Red)
