Fakta Nasional

Beragam Perlombaan dan Pameran UMKM Warnai Kemeriahan Festival Tradisi Melayu di Ketapang Selama Empat Hari

FAKTANASIONAL.NET - Panitia menyiapkan arena pameran dagang UMKM lokal dan beragam perlombaan unik dalam festival tradisi Melayu di Ketapang pada Rabu (1/7/2026). Rangkaian festival kebudayaan ini dipusatkan di Lapangan Olahraga Desa Mensubang Kecam…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Natash Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 04 July 2026 📖 1 menit
Beragam Perlombaan dan Pameran UMKM Warnai Kemeriahan Festival Tradisi Melayu di Ketapang Selama Empat Hari
Pameran UMKM lokal dan rangkaian kejuaraan ketangkasan tradisional turut memeriahkan festival pelestarian tradisi Melayu di Ketapang. (Dok. Ist)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Panitia menyiapkan arena pameran dagang UMKM lokal dan beragam perlombaan unik dalam festival tradisi Melayu di Ketapang pada Rabu (1/7/2026).

Rangkaian festival kebudayaan ini dipusatkan di Lapangan Olahraga Desa Mensubang Kecamatan Nanga Tayap hingga empat hari ke depan.

Pihak penyelenggara melibatkan puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah lokal untuk menjajakan produk kreatif warga setempat.

Keterlibatan lapak pedagang tradisional ini menjadi langkah efektif guna memacu perputaran roda perekonomian warga selama acara berlangsung.

Selain aktivitas perdagangan para pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai perlombaan khas sebagai upaya melestarikan tradisi Melayu di Ketapang.

Kompetisi seni suara yang dipertandingkan meliputi perlombaan dendang lagu daerah serta kemampuan melantunkan karya sastra syair gulung.

Agenda acara semakin meriah dengan digelarnya kejuaraan memasak berbagai jenis hidangan kuliner warisan nenek moyang pesisir.

Kalangan perempuan desa setempat turut unjuk gigi memamerkan pesona mereka melalui ajang peragaan busana adat daerah.

Sementara itu ketangkasan fisik para pemuda diuji secara langsung melalui arena pertandingan permainan pangkak dan uri gasing.

Salah satu perlombaan yang paling banyak menyedot perhatian massa penonton adalah kompetisi adu cepat perahu sampan bidar.

Kumpulan kompetisi tersebut sengaja dirancang secara khusus untuk merepresentasikan seluruh elemen kehidupan masyarakat adat di pinggiran sungai.

Ajang adu bakat seni dan ketangkasan olahraga ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan antarwarga perdesaan lintas kecamatan.

Perpaduan harmonis antara pelestarian budaya dan ekonomi kreatif terbukti sukses menarik minat kunjungan wisata masyarakat ke Nanga Tayap.

Pemerintah tingkat kabupaten diharapkan dapat memberikan dukungan berkelanjutan terhadap pengelolaan potensi wisata yang berbasis kearifan lokal.

Panitia penyelenggara mengingatkan bahwa kebudayaan adalah modal sosial utama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berlandaskan keadilan.

"Mari kita jadikan warisan leluhur ini sebagai perekat persatuan dan mata air inspirasi dalam mewujudkan Pembangunan Berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri. Karena bagaimanapun, Ketapang adalah rumah besar milik kita bersama," sebut pernyataan tertulis panitia.

(*Red)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK