Iran berencana menarik biaya layanan kepada setiap kapal yang melintas. “Sebagai negara dengan perairan teritorial di Hormuz, kami pasti akan mengenakan biaya layanan,” tegas Azli.
Biaya tersebut nantinya akan dialokasikan untuk jaminan keamanan jalur pelayaran, pengawasan lalu lintas kapal, serta pengelolaan dampak lingkungan dari kepadatan kapal.
Meski begitu, Iran menjanjikan perlakuan khusus bagi negara-negara sahabat yang mendukung mereka selama masa sulit.
Proposal damai 14 poin yang diajukan Iran sendiri masih menyisakan hambatan besar, terutama terkait program nuklir Iran yang dianggap AS sebagai “garis merah” yang harus dinegosiasikan lebih lanjut.[dit]
