Opini  

Trump Gugup Melihat Pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

DONALD TRUMP menyaksikan dari jauh, puluhan juta orang berkumpul memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Iran. Seluruh dunia berkabung dan mengirimkan delegasi ke Tehran.

Gugup campur iri dengki, Trump lalu mengomentari pemakaman Ali Khamenei dengan kalimat, “dia dibenci oleh banyak orang” merujuk kepada alm Ali Khamenei.

Trump kemudian memperlihatkan rasa dengkinya lebih lanjut dengan kalimat, “kalau kami mau, kami bisa menyerang Iran ditengah prosesi pemakaman, kami bisa menghabisi mereka semua, tapi kami tidak melakukan”.

Anda bisa bayangkan bagaimana sakit jiwanya Trump, dia ingin menyerang peziarah dengan bom, lalu membantai manusia tak berdosa, anda bisa bayangkan betapa sakit jiwa nya Trump ketika panik melihat puluhan juta manusia menghormati musuh AS dan Israel.

Trump sakit jiwa, kalap, dan tidak bisa mengontrol pikiran dan kata katanya, saking gugup dan gagapnya melihat prosesi pemakaman Ali Khamenei yang diluar prediksi dia.

AS telah berusaha melakukan tekanan kepada beberapa negara agar tidak mengirimkan delegasi ke Iran untuk memberikan penghormatan, tapi gagal, hanya segelintir negara yang mau ikut AS, selebihnya tetap pergi ke Iran memberikan penghormatan terakhir kepada alm Ali Khamenei.

Exit mobile version