Polisi Minta Warga Aktifkan Ronda Malam Selama Pemadaman Bergilir di Sekadau

Pihak kepolisian mengimbau warga mengaktifkan kembali ronda malam guna mencegah tindak kriminalitas selama pemadaman bergilir di Sekadau. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Krisis pasokan energi di wilayah Kalimantan Barat berpotensi memicu peningkatan ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari.

Gangguan kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap milik PLN ini diperkirakan baru akan selesai diperbaiki dalam rentang waktu tujuh hari.

Kondisi darurat pemadaman bergilir di Sekadau ini memicu pihak kepolisian setempat untuk mengeluarkan peringatan siaga terkait potensi aksi kriminalitas.

Kasi Humas Polres Sekadau Iwan Kurniawan meminta seluruh masyarakat untuk memastikan akses masuk rumah terkunci rapat sebelum bepergian keluar.

Kondisi lingkungan permukiman yang gelap gulita dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh oknum kejahatan untuk melancarkan aksi pembobolan rumah.

Warga diimbau secara tegas untuk tidak meninggalkan atau meletakkan barang berharga di tempat yang mudah terlihat dari luar jendela rumah.

Sistem keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat dinilai menjadi benteng pertahanan paling tangguh selama masa pemadaman bergilir di Sekadau berlangsung.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan pos Satkamling dan meningkatkan ronda malam sesuai kondisi di lingkungan masing-masing. Peran aktif warga sangat penting dalam mencegah tindak kriminalitas maupun potensi gangguan keamanan selama pemadaman listrik. Apabila menemukan situasi yang mencurigakan atau terjadi keadaan darurat, segera laporkan kepada kepolisian melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat,” pesannya.

Kepedulian gotong royong untuk saling mengawasi rumah tetangga sangat krusial dalam menciptakan perlindungan kolektif di tingkat rukun tetangga.

Aparat kepolisian sendiri berjanji akan terus meningkatkan frekuensi patroli keliling di sejumlah titik rawan kejahatan selama krisis pasokan energi terjadi.

Koordinasi komunikasi yang cepat antara warga sipil dan petugas patroli sangat membantu dalam meredam setiap potensi eskalasi gangguan keamanan.

Pihak berwajib berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi palsu yang menyebar di tengah situasi yang tidak menentu ini.

Seluruh elemen masyarakat saat ini diharapkan bersatu padu menjaga kondusivitas wilayah hingga fasilitas kelistrikan kembali beroperasi penuh tanpa kendala.

(*Red)