Kompolnas: Tiga Anggota Polres Katingan Diduga Dibunuh Bandar Narkoba, Bukan Tenggelam

Oplus_16908288

Atas pengabdian dan pengorbanan mereka, ketiganya telah menerima kenaikan pangkat luar biasa anumerta.

Peristiwa tragis itu bermula pada Rabu, 1 Juli 2026, ketika Satresnarkoba Polres Katingan menerima informasi masyarakat terkait dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah begitu marak sekali.

Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang residivis kasus narkotika berinisial BIO.

Saat dilakukan upaya penangkapan terhadap BIO pada Kamis dini hari, petugas mendapat perlawanan sengit dari para terduga pelaku.

Situasi semakin memanas setelah keluarga pelaku dan sejumlah warga yang diduga turut menyerang aparat menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya lainnya.

Dalam proses penyelamatan, sembilan personel berhasil dievakuasi, sementara tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas negara.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius publik dan berbagai pihak.

Kompolnas menegaskan proses penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan mendalam, untuk mengungkap pelakunya serta memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam penyerangan dan dugaan pembunuhan terhadap aparat penegak hukum yang sedang menjalankan tugas bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan demi tegaknya Supremasi hukum.(Van)

Exit mobile version