Hukum  

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat TNI Usai Penggeledahan Kafe

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat TNI Usai Penggeledahan Kafe/(Foto: Inews.id)

FAKTANASIONAL.NET – Kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mendadak dipenuhi puluhan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Rabu malam, 8 Juli 2026.

Berdasarkan laporan Tempo, para personel TNI bersenjata laras panjang tampak bersiaga penuh di gerbang utama serta area taman rumah tersebut.

Peningkatan keamanan di kediaman Febrie terjadi tak lama setelah tim penyidik gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di Cafe de’Clan Signatur, Cipete, Jakarta Selatan, di hari yang sama.

Selain aparat TNI, sejumlah jaksa dari jajaran Jampidsus juga terlihat berada di lokasi dengan seragam korsa merah.

Kepala Kortastipidkor Polri, Inspektur Jenderal Totok Suharyanto, menjelaskan bahwa penggeledahan di delapan lokasi, termasuk kafe tersebut, merupakan bagian dari upaya join investigation.

Penyelidikan ini berfokus pada perkara korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan suap yang menyeret PT Asabri, kasus pasokan batu bara yang memicu pemadaman listrik di Sumatera, hingga dugaan korupsi di PT Krakatau Steel.

Menanggapi proses hukum ini, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memberikan peringatan keras kepada pihak mana pun agar tidak mencoba menghalangi penyidikan.

Menurutnya, tindakan menghambat proses hukum dapat dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Peristiwa ini menarik perhatian publik mengingat sejarah hubungan instansi tersebut. Catatan Tempo menunjukkan, Febrie Adriansyah sebelumnya pernah mengalami insiden penguntitan oleh personel Detasemen Khusus 88 Polri di lokasi yang sama pada 19 Mei 2024 lalu.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai keterkaitan langsung antara penggeledahan kafe tersebut dengan penempatan personel TNI di kediaman Jampidsus.[dit]

Exit mobile version