Biodata Jampidsus Febrie Adriansyah Dirubah “Koruptor” di Wikipedia, Siapa Sosok Sebenarnya?

Biodata Jampidsus Febrie Adriansyah Dirubah "Koruptor" di Wikipedia, Siapa Sosok Sebenarnya?/(Foto: Trito.id)

Perjalanan akademisnya berlanjut hingga meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Airlangga dengan disertasi yang berfokus pada penyitaan aset tindak pidana pencucian uang.

Memulai pengabdian pada tahun 1996 di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Febrie perlahan meniti karier strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Aspidsus Kejati Jawa Timur, hingga Kepala Kejati NTT.

Puncaknya, ia dilantik sebagai Jampidsus pada Januari 2022. Selama masa jabatannya, ia memimpin pengungkapan kasus-kasus kakap, termasuk mega skandal korupsi tata niaga timah di PT Timah dan kasus gratifikasi Pinangki Sirna Malasari.

Meskipun memiliki segudang penghargaan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian panjangnya, karier Febrie tidak lepas dari tantangan.

Pada 2025, ia sempat dilaporkan ke KPK oleh Koalisi Sipil Masyarakat Antikorupsi atas dugaan penyalahgunaan wewenang. Hingga kini, pihak berwenang terus mendalami situasi terkini yang menyelimuti sang Jampidsus di tengah narasi simpang siur yang beredar di publik.[dit]

Exit mobile version