Opini  

Pemberantasan Korupsi Pasti Lewat Jaksa

Terbayang, penyidikan Polisi yang gegap-gempita, saat ini, muaranya tetap saja kepada Jaksa. Bagaimana kalau korupsi Jaksa yang diusut? Dan komandan Jaksa, yang membidangi korupsi pula? Bisa gawat, bisa mental atau balik, kalau tak pasti.

Makanya, Jaksa itu perlu mengundurkan diri atau tak lagi berada di posisinya itu. Ini berat. Polisi pun tidak bisa mengada-ngada. Buktinya, harus terang. Lebih terang daripada cahaya, agar tidak menerpa ruang hampa. Titik krusial korupsi itu justru di sini.

Jangan sampai pemberantasan korupsi menjadi perang antar institusi. Apalagi antara Polisi dan Jaksa. Hukum seperti tak ada gunanya lagi. Yang rugi pastilah negara dan warga negara. Oknum Polisi dan Jaksa korupsi, semestinya tak dibela.

Bersihkan dirimu sebelum kau dibersihkan, “kata Presiden Prabowo, menunjukkan dirinya tak akan pernah membela oknum aparat yang korupsi, karena sudah mengingatkannya, sejak awal. Indonesia bersih benar-benar sedang diuji.

Penulis: ERIZAL (aktivis/cendekiawan)

Exit mobile version