Di sisi lain, pasar global tengah menyoroti Yen Jepang yang menyentuh level terendah dalam 40 tahun terakhir di angka 162,36 per dolar AS.
Analis Goldman Sachs dalam laporan US News menilai bahwa selama imbal hasil obligasi AS tetap tinggi dan kekhawatiran fiskal di Jepang berlanjut, mata uang tersebut diprediksi akan terus mengalami pelemahan stabil.
Fenomena ini membuat pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi intervensi otoritas Jepang yang sewaktu-waktu bisa mengguncang dinamika mata uang global.[dit]
