Prof. Ferry: Pengungkapan Kasus Energi oleh Kortas Tipidkor Polri Bangkitkan Kepercayaan Investor dan Pasar

JAKARTA, FAKTANASIPNAL.NET – Pakar dan praktisi ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Prof Ferry Latuhihin menyampaikan analisa tajam yang menunjukkan bahwa aksi Kortas Tipidkor Polri mengungkap kasus energi mendapat respon positif dari pasar dan pelaku usaha. Kepercayaan investor membaik dan nilai tukar rupiah mulai menguat.

“Kasus penyimpangan dalam rantai pasok energi nasional menimbulkan keprihatinan serius, bukan hanya soal nilai kerugian negara, juga soal kepercayaan publik dan stabilitas makroekonomi,” kata Prof Ferry dalam wawancara dengan insan pers di Jakarta, Kamis (8/6/2026).

Penyelidikan awal mengungkap indikasi kelemahan dalam pengadaan, distribusi, dan pengawasan yang jika dibiarkan berpotensi memicu krisis kepercayaan investor.

Di tengah kenaikan inflasi pangan dan melonjaknya yield obligasi global, sentimen negatif semacam ini berisiko mempercepat arus keluar modal dan tekanan pada nilai tukar rupiah.

“Lebih jauh, gangguan pasokan energi memengaruhi daya saing industri, mengurangi kepercayaan investor asing, dan mengancam penciptaan lapangan kerja yang seharusnya muncul dari investasi produktif,” tandasnya.

Jika kasus ini melibatkan kelemahan sistemik dalam pengadaan batubara atau pasokan listrik, Prof Ferry menilai efeknya akan meluas dari kenaikan biaya produksi hingga gangguan operasi pabrik-pabrik padat energi.

Dalam jangka menengah, hal ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memperbesar risiko tekanan pada nilai tukar.

“Menghadapi potensi dampak sistemik tersebut, upaya penegakan hukum yang cepat, transparan, dan menyeluruh menjadi kunci untuk meredam sentimen negatif.”

Exit mobile version