Kejar Data Akurat Wisma Kreatif dan Pariwisata, BPS dan Pemprov Bali Perkuat Komitmen Sensus Ekonomi 2026

Peninjauan dilakukan guna menjaga validitas dan kualitas data Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Bali yang saat ini progresnya telah mencapai 43,35 persen./Dok. BPS

“Tapi sebenarnya yang berurusan, yang paling berkepentingan, paling butuh (Sensus Ekonomi) adalah kita, Bali. Jadi kita harusnya support penuh, serius, jangan setengah-setengah, supaya kita bisa bekerja dengan data, apalagi tentang ekonomi,” tegas Koster.

Koster juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Bali untuk bersikap kooperatif dan memberikan data yang jujur kepada petugas, mengingat partisipasi aktif mereka menjadi penentu utama dari kualitas kebijakan yang akan dilahirkan kelak.

Tinjau Langsung Lapangan di Badung

Puncak acara komitmen bersama ini ditandai secara simbolis dengan penancapan kayon oleh para pemangku kepentingan.

Tak berhenti di seremonial, seusai acara Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti langsung turun ke lapangan meninjau proses pendataan di wilayah Tuban, Kabupaten Badung.

Langkah ini dilakukan guna memastikan proses wawancara oleh petugas di lapangan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) demi menghasilkan kualitas data yang mutakhir, sahih, dan merepresentasikan kondisi ekonomi Bali yang sesungguhnya.

Dalam tinjauan tersebut, Amalia menyempatkan diri berdialog dengan petugas serta responden sebelum menempelkan stiker resmi tanda selesai didata.

Baca Juga: Motif Ekonomi Diduga Picu Maraknya Kasus Pembakaran Lahan di Kubu Raya Saat Kemarau

Exit mobile version