Produksi Jeruk Indonesia Melimpah, Kenapa Masih Tergantung Impor?

Produksi Jeruk Indonesia Melimpah, Kenapa Masih Tergantung Impor?/(Pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Indonesia menempati posisi strategis sebagai salah satu produsen jeruk terbesar di Asia Tenggara dengan tren produksi yang terus meningkat.

Berdasarkan data Statistik Hortikultura 2025, produksi jeruk nasional mencapai 2,46 juta ton, naik dari 2,41 juta ton pada tahun sebelumnya.

Namun, di balik angka produksi yang impresif tersebut, terdapat paradoks besar: ketergantungan Indonesia terhadap jeruk impor justru semakin tinggi.

Data menunjukkan bahwa pada 2025, Indonesia mengimpor sekitar 208 ribu ton jeruk. Angka ini kontras dengan volume ekspor yang hanya mencapai 1.900 ton.

Dengan selisih mencapai lebih dari 100 kali lipat, neraca perdagangan komoditas ini menunjukkan ketimpangan yang lebar.

Nilai impor jeruk tercatat melonjak hingga US$384,80 juta, sementara nilai ekspor justru turun menjadi US$1,38 juta.

Besarnya pasar domestik, dengan konsumsi rumah tangga mencapai sekitar 1,46 juta ton per tahun, menjadi salah satu alasan utama mengapa produsen lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

Exit mobile version